Contoh Manajemen Jaringan sebuah wifi sebuah Cafe

Berikut ini contoh rule pengaturan Manajemen Jaringan sebuah wifi sebuah Cafe atau tempat publik yang sering jadi tempat nokrong pelanggannya. Menyediaka koneksi WiFi sebagai layanan tambahan bagi pelanggan, bagi pelanggan kadang Wifi jadi salah satu fasilitas yang dicari juga oleh pelanggannya. Selain nonkrong bisa bebas berselancar tanpa takut kehabisan kuota data.

Berikut ini yanga Contoh Manajemen Jaringan sebuah wifi sebuah Cafe saja ya, implementasinya terserah dari pemilik atau pengelola Cafe ya. Manajemen Jaringan WiFi yang konversional biasanya menggunakan WiFi dengan share kode WPA, kode akses sama dan mungkin akan diganti secara berkala. Ya paling mudah dan paling murah 🙂

Berikut ini beberapa (rule) Manajemen jaringan Wifi yang bisa diadopsi utuk Cafe :

  1. Mengatur dan membatasi bandwith yang digunakan agar tetap stabil dan tetap nyaman
  2. Mengunakan sistem voucher misalkan ada pelanggan yang membeli sesuatu akan langsung diberi voucher yang dapat digunakan/berlaku misalkan selama sekina Jam atau sekian lama. Hanya bisa digunakan di hari tersebut, bisa juga dimasukan di struk pembelian produk.
  3. Memberlakukan sysem trial misalkan selama 30 menit apabila pelanggan like akun fanspage facebook atau sosial media dari cafe pada saat pelanggan dapat otomatis di redirect ke halaman fanspage. Bisa akses dalam waktu yang tidak dibatasi lagi.
  4. Manajemen Konten Landing page, jika Cafe menggunakan form login atau Klik Disini buat akses Internet. Misalkan pada Pada menu login diberi iklan, banner atau seperti pop-up berupa menu makanan yang ada di cafe, promo atau iklan lain dari relasi cafe tersebut.
  5. Pengaturan manajemen bandwitdh lebih mengutamakan untuk browsing, akses sosial media dari pada untuk download file besar, ini agar koenksi secara keseluruhan agar tetap stabil. Ini peting terutama pada Cafe yang memiliki koneksi yang terbatas.
  6. Hal lain juga bisa memprioritaskan akses situs cafe yang diakses, mirip-mirip landing page tadi. Begitu login diarahkan ke Web atau akun sosial media dari Cafe.
  7. Pembatasan misalkan satu voucher hanya bisa digunakan untuk satu device saja, tentu ini juga perlu disesuaikan dan bagaiman tidak mengurangi kenyamanan, agar koneksi tetap bisa dengan fleksibel dan tidak dibuat ribet.
  8. Penggunaan Alamat IP (IP address) menggunakan misalkan kelas B dan dengan Masking address /23 yang bisa menampung IP lebih banyak dari pada slafh /24, jika /23 akan ada sebanyaj sebanyak 256 + 256 IP dikurangi 2 IP untuk Braoadcast .
  9. Dalam hal akses perlu pertimbangan untuk memilih access point sesuai kebutuhan, akses point memilki “banyak kelas” ada yang biasa hingga yang high density mampu dikoneksi oleh banyak perangkat. Jika jangkauan semua akses point relatif saja jarak jangkuannnya.

Jika anda menggunakan Mikrotik bisa coba cek Tulisan ini manajemen Jaringan Wifi dengan-mikrotik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *