Berikut ini adalah Tips dari Eno Casmi, SE., MBA tentang Pengelolaan Keuangan Usaha bagi Pedagang Pasar di Masa Pandemi. Eno Casmi, SE., MBA adalah staf pengajar di Kampus UMBY dan juga Tim di Sepasar.id. Halo semangat pagi para pejuang usaha salam kenal. Pada kesempatan kali ini akan berbagi tips sederhana, bagaimana mengembangkan usaha dengan cara sederhana, dengan cara memisahkan antara uang pribadi dan uang usaha. Saat ini banyak sekali para pelaku usaha mengeluhkan bahwa permasalahan keuangan dalam sebuah bisnis sangat sulit diatasi.

Padahal setelah ditelusuri permasalahan bisnis mereka bermula dari tercampurnya antara keuangan pribadi dan keuntungan usaha lantas bagaimana solusiya?

Baca Juga : Apa itu Aplikasi Sepasar?

Tips Mengelola Keuangan Usaha Pedagang di Masa Pandemi

Simak Video Tips Mengelola Keuangan

Bagaimana solusinya ada videonya saya akan membahasnya secara detail. Terdapat 6 langkah sederhana untuk memisahkan uang usaha dan uang pribadi di antaranya.

  1. Buat dua dompet atau rekening yang Satu untuk pribadi dan satunya lagi untuk usaha Dompet pribadi digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti kebutuhan biaya takziah liburan dan lain sebagainya. Sementara dompet atau rekening usaha digunakan untuk memenuhi kebutuhan seperti pembelian stok barang bayar supplier bayar, cicilan modal usaha Membeli peralatan mesin dan lain sebagainya
  2. Konsisten untuk menggunakan dompet atau rekening yang sudah dibuat untuk mempermudah memisahkan uang pribadi dan uang usaha.
  3. Membuat buku kas buku kas usaha berguna untuk teman-teman mengontrol uang masuk dan keluar untuk membuat buku kas sederhana teman-teman bisa menggunakan Microsoft Excel. Atau cara yang lebih sederhana dengan menggunakan buku kas dari sepasar.id yang akan kami berikan nanti minimal dengan menggunakan buku kas tersebut teman-teman bisa menulis uang masuk dan uang keluar dengan rapi. Nah bisa dilihat di layar saya memberikan contoh bagaimana untuk membuat buku kas usaha secara sederhana.
  4. Buat rencana penggunaan uang atau anggaran keuangan. Sesuaikan rencana pengeluaran dengan target penjualan dan penerimaan kas. Nah disini saya berikan contoh Bagaimana membuat rincian rencana anggaran untuk toko ritel 1 stok barang dan yang ke-2 adalah untuk kebutuhan lainnya
  5. kontrol arus kas secara berkala jika arus kas usaha lancar maka berbagai kewajiban akan berjalan lancar juga.
    Jangan sampai dompet yang sudah dipisahkan mengalami kebocoran ya, karena akan mengganggu keuangan bisnis atau pribadi teman-teman yang
  6. Terakhir tegas pada diri sendiri disiplin dengan penggunaan dompet atau rekening pribadi dan usaha teman-teman. Belilah barang sesuai kebutuhan dan anggaran serta targetkan usaha teman-teman untuk selalu ada pemasukan setiap hari dengan cara meningkatkan penjualan.
Tips Mengelola Keuangan Usaha Pedagang di Masa Pandemi

Cara meningkatkan penjualan bisa teman-teman pelajari di video Yotutube di Sepasar.id. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *