Alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat Link WiFi Jarak Jauh

Latar Belakang

Dari tulisan saya tahun 2010 silam tetang Link WiFI jarak Link WiFi Jarak jauh masih banyak juga pembaca yang bertanay tentang alat yang dibutuhkan untuk implelemtasi. Salah satu pertanyaan yang senada seperti ini : di daerah sy tidak ada jaringan telkom, tapi sy pingin pasang wifi dengan jarak 20 km dari arah nembaknya, mohon keiklasannya untuk memberikan tutorialnya secara lengkap termasuk alat-alat yang dibutuhkan sehinnga internet bisa dipakai trims.

Kita asumsikan saja jarak jauh disini 2 km atau lebih, karena pada umumnya jarak 2 km atau lebih perlu mendapatkan perhatian secara khusus dalam merencakanan kebutuhan jaringan. Meskipun kadang ada jarak kurang dari itu bisa saja juga “susah” untuk implementasi karena terkedala lokasi.

Peralatan yang dibutuhkan

Berikut ini adalah peralatan dan contoh jenis perangkat yang dibutuhkan, saya coba kelolompokan menjadi beberapa bagian utnuk mempermudah saja. Beberapa perangkat wajib ada, namun ada beberapa yang merupakan opsional (mendekatai wajib ada) misalkan utnuk proteksi. Asumsi perangkat dan antena yang digunakan adalah untuk jaringan Point to Point.

Perangkat untuk penempatan perangkat jaringan

  1. Tower, tower apapun sebenarnya bisa digunakan. Tower bisa menggukan Pipa, traingle atau SST (Self supporting Tower). Hanya untuk tower tinggi sebaiknya menggunakan Tower Triangle. Ketinggian tower tergantung pada kondisi supaya 2 lokasi bisa LOS. Tower yang tinggi perlu spaner (untuk tarikan) sehingga akan menyita area yang luas di bawah tower. Tower harus kokoh dan tidak mudah goyah, serta mampu menyangga beban antena/wifi yang nanti akan digunakan. Tower diperlukan di lokasi-lokasi yang akan dikoneksikan.
  2. Peralatan penangkat petir dan Grounding (secara teknis grouding juga beraram dan perlu pengukuran).
  3. Lampu Tower

Perangkat Jaringan

  1. WiFi Access Point (WifI AP), Ada beberapa jenis wifi AP ada yang wifi dan antena terpisah ada juga wifi/antena menjadi satu paket. Untuk WiFi yang antena terpisah anda perlu memilih antena dengan gain yang cukup (satuan gain dalam dBm).
    • Contoh WiFi yang menggunakan antena terpisah
      • Ubiquity : Rocket M2, M5, M5 AC PTP,
      • Mikrotik : Metal, Groove, RB 433, dll
    • Contoh Antena WiFi untuk perangkat diatas (Perhatikan tidak semua antena ini cocok untuk semua type diatas) perhatihan /tanyakan antena mana yang sesuai). Selain itu antena punya ukuran “kekuatan/gain” dalam satuan dBm, semakin besar nilai dBm maka secara umum bisa digunakan untuk jarak yang lebih jauh, namun ahragnay juga semakin mahal.
      • Antena Solid Dish
      • Antena Flat Panel
      • Ubiquity Rocket Dish
    • Contoh WiFi Outdoor yang sekalian ada antenanya
      • Ubiquity : AirFiber, Power Beam, AirGrid, LiteBeam
      • Mikrotik : QRT, RBLDF-5nD,
      • Ligo PTP
      • Motorola Canopy
  2. Kabel LAN sepanjang dari lokasi bawah (indoor) hingga di Tower tempat wifi nantinya dipasang. Pertimbangkan juga belokan dan spare (cadangan) sehingga kabel LAN cukup.
  3. POE (injector) : biasanya sudah ada pada perangkat WIFI tipe outdoor
  4. Adaptor : pastikan saat beli WiFi sudah menggunakan akan adaptor yang sesuai (terutama Voltase-nya).

Teknisi dan Inslatasi Jaringan

  1. Membutuhkan orang yang menguasai Pointing (pesangan dan pengarahan antena) sehingga Link bisa optimal
  2. Orang-orang ini bisanya sudah memiliki proteksi diri untuk memanjat tower seperti harnet dan perangkat untuk menaikan antena/wifi jika ukuran wifi cukup berat.
  3. Konfigurasi jaringan WiFi Link dengan jaringan eksisting

Kebutuhan secara umum saya tulisan diatas, wifi yang cocok dengan yang anda butuhkan mungkin tergantung pada : jarak, kesulitan medan dan bugjet yang anda miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *